My Digital Protofolio PKKMB Unusa Hari pertama

Pada saat PKKMB Universitas Day-1 Mahasiswa baru Unusa diajak untuk mengenal lebih dalam Mengenai universitas nahdlatul ulama'.Materi yang diberikan kepada mahasiswa baru pada hari pertama PKKMB Universitas Meliputi ;
1.Kehidupan Berbangsa,Bernegara,Jati Diri Bangsa,Dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara
2.Penguasaan Literasi Keuangan Dan Kesejahtraan Mahasiswa.
3.Sistem Pendidikan Tinggi Di Unusa.
4.Strategi Menimbulkan  Critical Thiking Ability Untuk Menemukan Solusi Terbaik.
5.Mahasiswa Bebas Narkoba Untuk Mendukung Generasi Rahmatan Lil Alamin.
6.Mahasiswa Berkarakter Dengan Anti Kekerasan Seksual,Anti Perundungan.Sehat Mental Dan Perilaku Menyimpang.
7.Mencetak Mahasiswa Sukses Berwirausaha.

Materi Ke I : Yudi Latif,Ma,.ph.D

Judul: kehidupan berbangsa, bernegara, jati diri bangsa dan pembinaan kesadaran bela negara 

Indonesia adalah negara pelopor yang dengan berani mengakui kemerdekaannya dan ini bukan hadiah dari para penjajah. Tak jarang juga banyak negara yang meniru pergerakan Indonesia, Indonesia dibagi menjadi 3 blok yaitu:

1. Blok Utara

2. Blok timur

3. Blok tengah

Indonesia mendapatkan julukan macan asia. Yang menentukan suatu besar atau tidaknya bangsa, bukan dari segi seberapa besar wilayah negara akan tetapi ditentukan dari sumber daya manusianya. Indonesia itu merupakan negara majemuk. Pancasila menggambarkan keberagaman yang ada di Indonesia mulai dari agama, ras, suku, aliran politik dan sosial. Menyatukan semua keberagaman tersebut harus diselesaikan dengan damai.

Dengan cara menemukan titik temu yakni seperti contoh menghormati keberagaman ketika bertemu dengan agama, ras, suku dan budaya. Meskipun berbeda-beda kita harus tetap saling mempercayai satu sama lain, dilambang burung Garuda di Indonesia terdapat tulisan bhineka tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda kita tetap satu jua, ini merupakan salah bukti bahwasannya lambang negara Indonesia tidak membedakan antara ras, suku, agama dan warna kulit.

Bahasa Indonesia sudah di akui UNESCO sebagai bahasa yang mudah difahami dan dipelajari di berbagai negara, alasannya dikarenakan bahasa Indonesia tidak berubah dari segi kata meskipun itu dalam kata majemuk dll.


Kesimpulan Materi 1: Sebagai mahasiswa,kita tidak boleh hanya berteori diatas kertas, kita juga harus menjadi mahasiswa yang membela hak-hak rakyat kecil sebagaimana yang dilakukan oleh para pemimpin kita dahulu, dimana mereka berawal dari aktivis-aktivis mahasiswa.


-Materi ke-II: Erisandy Yudhistira 

Judul:Penguatan Literasi Keuangan untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Literasi keuangan yang kuat merupakan fondası krusial bagi kesejahteraan mahasiswa, tidak hanya selama masa kuliah tetapi juga jauh setelahnya. Berikut adalah pembahasan komprehensif mengenai pentingnya, strategi penguatan, dan dampaknya

terhadap kesejahteraan mahasiswa:

1. Mengapa Literasi Keuangan Mahasiswa Penting?

Masa Transisi Kritis: Mahasiswa seringkali pertama kali mengelola keuangan secara mandiri (uang saku, beasiswa, gaji part-time),

jauh dari pengawasan langsung orang tua. Tantangan Finansial Khas Mahasiswa:

Biaya kuliah yang tinggi dan terus meningkat. Biaya hidup (kos, makan, transport, buku.

Tekanan sosial untuk konsumsi (gadget, gaya hidup, hiburan). Potensi terjerat utang (pinjol, kredit tanpa agunan, KTA).

Dampak Langsung pada Kesejahteraan

Kesejahteraan Finansial: Menghindari utang berlebihan, mampu memenuhi kebutuhan dasar, memiliki dana darurat, mulai menabung.

II. Strategi Penguatan Literasi Keuangan Mahasiswa

Penguatan ini memerlukan pendekatan multi-pihak dan berkelanjutan 

Integrasi ke Kurikulum: Menyisipkan materi literası keuangan,

dalam mata kuliah wajib (misal. Pengantar Ekonomi, Kewirausahaan) atau mata kuliah pilihan khusus (Manajemen

Keuangan Pribadi, Perencanaan Investasi). Workshop & Seminar Reguler Mengadakan sesi interaktif dengan topik spesifik

Pengelolaan anggaran & cash flow.

Memahami utang (pinjaman pendidikan, pinjol, KKT). Dasar-dasar investası (reksa dana, saham, emas) untuk pemula

Perlindungan asuransi (kesehatan, jiwa)

Pengenalan e-wallet & transaksi digital yang aman.

Menghindari penipuan keuangan.

Layanan Konseling Keuangan: Menyediakan konsultan keuangan (bisa internal atau kolaborasi dengan profesional eksternal) untuk

konsultasi personal secara gratis atau terjangkau Platform Digital. Mengembangkan aplikası atau portal kampus dengan

Kalkulator anggaran & pinjaman.

Modul pembelajaran online (video, infografis, artikel).

1.peningkatan Kesejahteraan Finansial

Mahasiswa mampu mengelola uang saku/beasiswa dengan lebih efektil

Penurunan tingkat utang konsumtif yang tidak produktil Munculnya kebiasaan menabung dan mulai berinvestasi dini Kesiapan menghadapi biaya tak terduga (dana darurat)

Peningkatan Kesejahteraan Akademik: Penurunan tingkat stres terkait uang, sehingga fokus belajar meningkat.

Potensi peningkatan IPK dan kelulusan tepat waktu.

Kemampuan membuat keputusan finansial yang lebih baik terkait pembiayaan studi lanjut.

Peningkatan Kesejahteraan Mental & Emosional:

Penurunan gejala kecemasan dan depresi yang berhubungan dengan masalah keuangan.

2. Tantangan & Solusi

Tantangan: Minat mahasiswa yang rendah yang dianggap ("membosankan"), keterbatasan sumber daya kampus, stigma soal uang, kesulitan menerapkan teori ke praktik.

Pendekatan Menarik: Gunakan gamifikasi, studi kasus nyata, teknologi (aplikasi), dan bahasa yang relevan dengan gaya hidup mahasiswa.

Advokasi & Kolaborasi Menekankan pentingnya literasi keuangan kepada pihak kampus dan mencari mitra untuk mendukung program lingkungan.


Kesimpulan:

Penguatan literasi keuangan bukanlah sekadar tambahan pengetahuan, melainkan investasi strategis dalam aset terpenting.

bangsa sumber daya manusia berkualitas. Dengan menyediakan akses yang mudah, relevan, dan berkelanjutan terhadap pendidikan keuangan, perguruan tinggi, komunitas, dan mahasiswa itu sendiri secara kolektif dapat membangun generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga cerdas finansial. Ini adalah kunci untuk membuka pintu menuju kesejahteraan holistik mahasiswa-sejahtera finansial, akademis, mental, dan masa depan yang pada akhirnya akan mencetak lulusan yang tangguh, mandiri, dan siap berkontribusi maksimal bagi masyarakat


-Materi III:Prof.kacung Marijan,Drs,MA,Ph.D

Judul :Sistem pendidikan tinggi diunusa

UNUSA adalah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Nilai-nilai ke-NU-an (moderasi, toleransi, kearifan lokal) menjadi dasar pengembangan keilmuan dan karakter.

Visi & Misi: Umumnya fokus pada mencetak lulusan yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa dengan memadukan keilmuan universal dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).

Status: Terakreditasi oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional perguruan tinggi.


A.Struktur Akademik

Fakultas dan Program Studi: UNUSA menyelenggarakan pendidikan melalui berbagai fakultas. Contoh program studi yang umumnya ada (perlu dicek di website resmi untuk update):

Dokter.

Fakultas Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter, Profesi

Fakultas Kesehatan Masyarakat: S1 Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Kesehatan. S1 Keperawatan, S1 Farmasi, D3 Kebidanan, Profesi Ners.

Fakultas Sains dan Teknologi: S1 Teknik Informatika, S1 Biologi Fakultas Ekonomi dan Bisnis: S1 Manajemen, S1 Akuntansi.

Fakultas Agama Islam: S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Ekonomi

Syariah, S1 Perbankan Syariah.

Fakultas Psikologi: S1 Psikologi.

Fakultas Hukum: S1 Ilmu Hukum

Jenjang Pendidikan: Menawarkan program.

Sarjana (S1): Durasi 4 tahun (8 semester)

Profesi: Untuk bidang kesehatan (Dokter, Ners, Apoteker) setelah $1.

Diploma (D3) Durasi 3 tahun (6 semester), misalnya D3 Kebidanan.


B. Sistem Pembelajaran

Sistem Kredit Semester (SKS): Sistem utama di UNUSA, sesua standar nasi:

1 SKS: Setara dengan 50 menit aktivitas per minggu selama 1 semester (16 minggu), mencakup tatap muka, tugas, ujian, dan studi mandiri Beban Studi: Rata-rata 20-24 SKS per semester untuk $1.

Kurikulum.

Kurikulum Nasional Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

(KKNI)

Kurikulum Khas UNUSA: Mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja dan

ke-NU-an (misal: mata kuliah Ke-NU-an, Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam dengan perspektif Aswaja) ke dalam berbagai program studi, termasuk non-keagamaan.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Implementasi program pemerintah untuk fleksibilitas pembelajaran (magang. pertukaran pelajar, proyek di desa, dll).

Metode Pembelajaran: Kombinasi

Tatap Muka (Offline): Kuliah, praktikum (khususnya kesehata

Blended Learning: Perpaduan offline dan online 

C.Layanan Akademik:

Biro Administrasi Akademik (BAA), sistem informasi akademik online (untuk KRS, nilai, jadwal, keuangan). Layanan Kemahasiswaan: Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimbingan konseling, beasiswa, aktivitas ormawa/UKM, pengembangan softskill).

Perpustakaan: Fisik dan digital (e-journal, e-book).

Laboratorium: Lab praktikum (khususnya untuk prodi kesehatan, sains, teknologi), lab komputer, lab bahasa.

Fasilitas Umum: Ruang kelas ber-AC, masjid/kampus musholla, wifi area, kantin, area parkir, fasilitas olahraga.

Rumah Sakit Pendidikan: Untuk prodi kesehatan (biasanya bekerjasama dengan RS NU atau RS lain di Surabaya).


D.Biaya Pendidikan 

Komponen Biaya: Umumnya terdiri dari:

SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan): Dibayar sekali di awal masuk bisa dicicil.

SPP Tetap/SPP Variabel: Dibayar per semester (besarnya tergantung program studi dan jenjang).

Biaya Praktikum/Keterampilan: Khusus prodi tertentu (kedokteran, keperawatan, farmasi, dll).

E.Biaya Registrasi & Kegiatan Mahasiswa.

Kemudahan Pembayaran: Biasanya tersedia cicilan dan beasiswa (Beasiswa Prestasi, Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Bidikmisi (KIP Kuliah), Beasiswa dari Yayasan/Lembaga, dll).


F.Karakteristik Khas UNUSA

Penguatan Nilai Aswaja: Integrasi nilai Islam moderat, toleran, dan berbasis kearifan lokal dalam semua aspek akademik dan non-akademik.

Fokus pada Kesehatan: Memiliki fakultas/prodi kesehatan yang kuat (Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi) dengan fasilitas pendukung.

Keterlibatan dalam Masyarakat: Mendorong mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat (KKN) yang berbasis pada nilai-nilai sosial-keagamaan.

Lingkungan Kampus Religius: Atmosfer Islami dengan kegiatan keagamaan rutin (pengajian, dll) yang terbuka dan inklusif.


Kesimpulan:

Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA mengikuti kerangka standar nasional Indonesia (SKS, SN-DIKTI, KKNI, BAN-PT) namun memiliki keunikan dalam integrasi nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an ke dalam kurikulum, lingkungan kampus, dan pengembangan karakter mahasiswa. UNUSA menawarkan berbagai program studi, dengan keunggulan khusus di bidang kesehatan dan keagamaan, didukung oleh fasilitas yang memadai dan komitmen terhadap penjaminan mutu Sistem penerimaan mahasiswa.


Referensi:https://unusa.ac.id


Lihat Juga Blog Teman Saya:https://muvitajuisyafitri24.blogspot.com/2025/08/resume-materi-pkkmb-universitas-hari-ke.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume berita Mahasiswa Kedokteran Unusa Raih Penghargaan Finalis Mahasiswa Berprestasi LLDIKTI Wilayah VII

My Digital Protofolio PKKMB Unusa Hari Ke-Dua